Kualitas Solar Belum Bagus, Mazda Enggan Boyong Mesin Diesel

Kualitas Solar Belum Bagus, Mazda Enggan Boyong Mesin Diesel

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 07 Okt 2013 18:46 WIB
Kualitas Solar Belum Bagus, Mazda Enggan Boyong Mesin Diesel
Jakarta - Akibat kualitas bahan bakar diesel yang tidak terlalu bagus, Mazda enggan memasukkan mobil bermesin diesel mereka ke Indonesia. Kandungan sulfur di solar terlalu tinggi untuk mesin masa kini.

Sebenarnya, produsen mobil Mazda sudah memiliki Mazda CX-5 dengan mesin diesel SKYACTIV-D 2.2-litre. Dengan mesin ini, Mazda CX-5 jadi salah satu mobil diesel 'terbersih' di dunia.

Mobil ini diproduksi di pabrik Ujina yang dekat dengan markas Mazda di Hiroshima dan akan menjadi mobil pertama yang keseluruhannya mengadopsi SKYACTIV TECHNOLOGY di powertrain, bodi hingga sasisnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi mobil ini juga sudah mengusung prinsip design "KODO - Soul of Motion." Untuk permulaan mobil ini akan mulai diluncurkan di musim semi di Jepang dan Eropa untuk kemudian diikuti pasar lain di seluruh dunia.

"Tapi untuk pasar Indonesia belum akan masuk," kata Senior Marketing Manager MMI, Astrid Ariani.

Mesin Mazda SKYACTIV-D 2.2 sendiri merupakan mesin pertama yang yang memenuhi standar emisi global hingga Euro6 tanpa perlu mengaplikasi sistem selective catalytic reduction (SCR) atau katalis Lean NOx Trap (LNT).

Kompresi mesin ini mencapai 14:1 hingga diklaim membuat mesin ini jadi mesin irit dengan tenaga setara dengan mesin V8 berkapasitas 4 liter.

"Masalahnya ada di bahan bakar. Kebanyakan bahan bakar diesel di Indonesia masih belum bagus, kandungan sulfurnya terlalu tinggi. Ada yang bagus tapi jumlah SPBU-nya sangat sedikit," lugas Astrid.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads