Sebelum Beli Mobil, Calon Pembeli Mobil Browsing Dulu

Sebelum Beli Mobil, Calon Pembeli Mobil Browsing Dulu

Aditya Maulana - detikOto
Selasa, 01 Okt 2013 10:53 WIB
Sebelum Beli Mobil, Calon Pembeli Mobil Browsing Dulu
Jakarta - Perkembangan teknologi di dunia maya cukup mempengaruhi gaya atau pola hidup masyarakat. Tak terkecuali masyarakat Indonesia yang belakangan ini sebelum membeli mobil dan datang ke diler, lebih dulu mencari informasinya melalui internet (browsing).

Hal ini terungkap dalam suti J.D Power Asia Pasifik 2013 mengenai Indonesia Sales Satisfaction Index (SSI),

Dari studi ini ditemukan bahwa 35 persen konsumen yang membeli kendaraan baru di Indonesia menggunakan internet. Ini meningkat dari 14 persen di tahun 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tingkat kepuasan konsumen yang menggunakan internet dalam proses membeli kendaraan baru juga terlihat 13 poin lebih tinggi dibanding mereka yang tidak menggunakan internet.

"Meningkatnya jumlah konsumen yang memiliki akses internet, ditambah dengan maraknya media sosial, situs dan blog mengenai otomotif semakin memudahkan konsumen mendapatkan informasi seputar kendaraan yang akan dibelinya," tutur Direktur J.D Power Asia Pasifik Singapura, Rejeev Nair dalam siaran pers yang diterima detikOto.

"Merek dan jaringan diler yang berhasil menjalin hubungan baik dengan konsumen di kunjungan online pertama mereka dan mendorong mereka untuk mengunjungi diler akan memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung ke gerai pamer," timpalnya.

Sementara itu, stui juga menemukan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan dokumen, termasuk kontrak pembelian dan pembiayaan dalam proses pembelian kendaraan baru telah meningkat dari 6 hari di tahun 2012 menjadi rata-rata 7 hari di tahun ini.

Hampir seperempat konsumen yang baru pertama kali membeli mobil mengatakan bahwa proses pengurusan dokumen memerlukan waktu lebih dari 2 minggu sementara hanya 9 persen dari konsumen yang sudah pernah membeli kendaraan yang mengatakan hal tersebut.

"Pelanggan yang puas dan tidak puas semakin banyak menceritakan pengalaman mereka di Internet, sementara para pemilik merek perlu mengedukasi pelanggan mereka mengenai pilihan pembiayaan yang tersedia dan membantu selama proses pengurusan dokumen untuk meningkatkan kepuasan mereka," tuntasnya.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads