Desain mobil masa kini meski sudah banyak berubah namun masih dianggap memiliki roh masa lalu. Desainer otomotif pun dianggap tidak mau move on dari desain mobil-mobil masa lampau.
Paling tidak hal itulah yang dirasakan oleh Chris Bangle, seorang mantan desainer BMW yang akhirnya di tahun 2009 mendirikan studio desain independen miliknya sendiri.
Dalam sebuah wawancara dengan Automotive News Europe Bangle mengatakan kalau para desainer mobil terjebak dalam fase yang ia sebut 'Mannerisme' dimana para desainer itu mengandalkan banyak pendekatan dan elemen yang sama dengan yang mereka miliki di masa lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pendapat Bangle, banyak desainer berbicara tentang inovasi, tapi tak seorang pun benar-benar melakukannya.
"Bahkan mobil konsep saat ini hanya mengantisipasi model produksi berikutnya. Apakah ini inovasi? Tidak. Dan pada akhir hari ini, (hal tersebut) mencegah desain mobil bergerak ke era baru," kata Bangle.
Desain Bagle pada BMW Seri 7 model tahun 2002 sendiri ketika muncul banyak dikritik. Namun 'Bangle Butt' --demikian desain itu sering disebut-- akhirnya malah banyak ditiru oleh merek-merek mewah lainnya.
Ia mengaku kalau telah banyak produsen mobil yang menawarkannya untuk menjadi direktur desain, namun dia menolak.
Menurutnya mendesain sebuah mobil harus mewakili semangat merek dan desainernya. Sebab, pekerjaan mendesain mobil bukanlah pekerjaan paruh waktu dan harus dilakukan dengan segenap hati dan jiwa. Bila itu tidak dilakukan, maka ada sesuatu yang salah.
"Anda harus tahu kapan harus meninggalkan pesta," katanya ketika ditanya kenapa meninggalkan BMW.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil