Seperti dilansir Reuters, Senin (3/9/2013), CEO Ford Eropa Stephen Odell mengatakan kepada surat kabar Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung kalau pihaknya percaya pasar Eropa mungkin tidak bisa bangkit kembali sampai 2018 atau 2019.
Dia menilai pasar otomotif di Eropa masih membutuhkan waktu 5-6 tahun untuk bangkit seperti sedia kala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Odell mengatakan kalau Ford mengharapkan kalau di 19 negara Eropa barat tahun ini bisa terjual 13,5 juta kendaraan. Angka itu hanya tiga perempat dari 18 juta kendaraan yang terjual di tahun 2007.
Analis sendiri memperkirakan kalau Ford bisa kehilangan alias rugi hingga US$ 2 miliar di Eropa tahun ini, meskipun Odell mengharapkan perusahaan hanya akan menanggung kerugian untuk US$ 1,8 miliar saja.
Untuk mengatasi kerugian dan penurunan permintaan, Ford sudah mengumumkan penutupan tiga pabrik Eropa pada bulan Oktober nanti yang akan membuat 6.200 pekerja di-PHK pada akhir tahun depan.
Odell juga mengaku kalau ia tidak mengharapkan restrukturisasi lebih lanjut untuk operasi mereka di Eropa walau perusahaan akan terus menjaga produksi yang seimbang dengan permintaan.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya