Jika rupiah tetap melemah sampai akhir tahun, Toyota akan melakukan penyesuaian harga.
"Lagi study, kalau sampai akhir tahun di level Rp 11 ribu, akan naik," kata General Manager Corporate Planning & Public Relation PT TAM, Widyawati di sela-sela media test drive Toyota Innova "Family Lifestyle Experience Journey" di Malang, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebaliknya, jika rupiah kembali menguat ke angka Rp 10.000 dalam 1-2 bulam ke depan, maka Toyota akan mengurungkan niat untuk menaikkan harga jual kendaraan di Indonesia.
"Kalau turun ke Rp 10 ribu tidak ada diskusi," ucapnya.
Widya memaparkan, sementara ini untuk mengantisipasi dampak melemahnya rupiah bisa dilakukan pengurangan shift kerja di pabrik Toyota. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi dampak langsung terhadap penjualan kendaraan merek Toyota.
"Langkah diambil pengurangan shift. Tidak ada lay off. Di Toyota jam kerja dikurangi. Sampai saat ini tidak (rencana pengurangan karyawan)," yakin Widya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik