Itulah keyakinan pemilik PT Sarimas Ahmad Pratama Dasep Ahmadi, jika memang kendaraan listrik benar-benar hadir di Indonesia.
Para investor asing akan menjadi pendukung mobil listrik berkiprah di jalanan setiap kota di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dasep menambahkan hal ini sangat beralasan mengingat ongkos produksi otomotif luar negeri sudah sangat tinggi, yang membuat setiap produsen otomotif mencari wilayah lain untuk berkembang seperti Indonesia.
"Lihat saja di Jepang produksi otomotif disana itu sangat mahal, begitu juga di Amerika, dan Eropa. Inilah yang membuat mereka mencari wilayah baru yaitu di Asia. Oleh sebab itu kita jangan lagi tertinggal dengan negara Asia lain, ini kesempatan kita untuk berkompetisi tanpa ketinggalan," ujar Dasep.
"Karena bukan sesuatu yang susah membangun mobil listrik," yakin Dasep.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil