Chevrolet Pantau Perkembangan Pajak Mobil Mewah

Chevrolet Pantau Perkembangan Pajak Mobil Mewah

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 29 Agu 2013 15:01 WIB
Chevrolet Pantau Perkembangan Pajak Mobil Mewah
Banjarmasin - Pemerintah membuka wacana untuk menaikkan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) kendaraan Completely Built Up (CBU) yang masuk Indonesia. Wacana ini terang saja membuat gerah industri otomotif. Namun karena belum pasti, Chevrolet enggan mengomentarinya.

Direktur Public Relations PT GM Indonesia Maria Sidabutar memaparkan kalau pihaknya lebih memilih untuk melihat kondisi terkini dan menunggu pergerakan pemerintah.

"Kita tidak bisa komentar apa-apa karena masih wacana," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu mengatakan kalau apa pun keputusan yang diambil pemerintah pasti memiliki alasan. "Mereka pasti memikirkan segala sesuatu masak-masak. Pasti untuk kebaikan. Jadi kita tunggu saja bagaimana arah yang diambil pemerintah," lugasnya.

Rencana kenaikan pajak itu sendiri disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Istana Negara beberapa waktu lalu. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya untuk memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan.

Saat ini PPnBM kendaraan CBU saja sudah mencapai 75%, pemerintah pun menaikkannya menjadi antara 125%-150%.

Sumbang Bola ke SD dan TK

Lepas dari masalah perpajakan, General Motors Indonesia menunjukkan perhatiannya pada anak-anak dengan memberikan bantuan bola kepada siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak.

"Ini adalah gerakan global dan kami ingin membagikannya ke seluruh Indonesia," kata Maria.

Untuk kali ini, Chevrolet memberikan sumbangan bola pada dua sekolah yakni SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin dan TK Kemala Bhayangkara.

"Tujuan kami ingin menyatukan anak-anak dengan sepakbola. Kami juga ingin agar anak-anak bisa bermain dengan ceria," tambahnya.

"Kami juga senang mendapat bantuan ini karena baru pertama kali kami mendapat perhatian dari pihak swasta untuk urusan sekolah. Kami harap ini menjadi pemicu untuk pihak-pihak lain membantu sekolah-sekolah," ujar Kepala sekolah SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin Rusmadiah.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads