Gugatan sendiri timbul setelah adanya masalah transmisi terutama pada CVT mini Cooper R50 model tahun 2001-2006.
Para konsumen di Amerika Serikat menggugat BMW Group yang memegang merek MINI karena transmisi mobil mereka sering bermasalah dan indikator masalah tidak berfungsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut situs Topclassactions, Selasa (27/8/2013), para penggugat menyatakan bahwa BMW sengaja menyembunyikan cacat pada CVT dari pelanggan, padahal mereka telah menginformasikan hal itu pada dealer.
Pertama kali gugatan ini diajukan pada tahun 2011, setelahnya ada empat gugatan tambahan yang telah mengikuti.
Sekarang, BMW dilaporkan telah menyelesaikannya dengan menawarkan untuk mengganti 1.200 mobil konsumennya yang membutuhkan perbaikan setelah delapan tahun atau 150.000 mil dari pembelian mereka. Perbaikan harga untuk transmisi sendiri dimulai dari US$ 6.000 sampai US$ 9.000.
Berdasarkan perjanjian tersebut, BMW juga akan menawarkan hingga US$ 4100 kepada anggota penggugat yang telah dilakukan perbaikan di bengkel pihak ketiga, sementara pemilik yang menjual mobil mereka dan rugi karena masalah ini juga akan menerima hingga US$ 2.000.
(syu/ikh)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?