Hal itu disampaikan Ketua Tim Penelitian Sedan Listrik Hevina, Abdul Hapid di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (26/8/2013).
"Itu juga mengingat karena kita diberi waktu yang sangat singkat oleh LIPI dan juga ini masih prototipe belum diproduksi massal," kata Hapid di Graha Widya Bhakti DRN, Kawasan Puspitek Serpong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hapid mengatakan jika nanti sudah diproduksi massal maka platformnya tidak lagi menggunakan mobil Timor.
"Berhubung masih prototipe jadi masih sah-sah saya pakai platform Timor tapi nanti jika diproduksi massal harus benar-benar dibuat sendiri semuanya," katanya.
Tapi menurut pantauan detikOto di lokasi, selain platform, ada beberapa komponen lainnya yang diambil dari mobil Timor seperti setir kemudi, lampu depan dan lampu belakang. Di setir kemudi begitu jelas terlihat kalau masih menggunakan setir Timor. Logo Timor masih menempel, hanya saja dibalut kain di sekujur lingkar kemudinya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!