Mantan Bos 'Bocorkan' Strategi Volvo

Mantan Bos 'Bocorkan' Strategi Volvo

Aditya Maulana - detikOto
Kamis, 22 Agu 2013 17:51 WIB
Mantan Bos Bocorkan Strategi Volvo
Jakarta - Pabrikan mobil Volvo dikabarkan tengah mempersiapkan strategi matang untuk kembali menggebrak pasar otomotif nasional. Ke depannya Volvo di Indonesia akan jauh lebih maju dibanding sebelumnya.

Untuk terakhir kalinya, mantan CEO PT Indobuana Autoraya selaku distributor Volvo di Indonesia, Paulus B Suranto memberikan bocoran strategi Volvo di masa depan.

"Volvo di Indonesia akan mengalami perubahan konsep dari pihak prinsipal. Nantinya semua mobil yang diluncurkan di dunia juga akan diluncurkan di Indonesia," katanya di sela-sela acara perpisahannya di Te Sate Resto, Pacific Place, Jakarta, Kamis (22/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paulus menjelaskan lebih dalam kalau sebelumnya Volvo di Indonesia itu tidak didukung penuh oleh pihak prinsipal karena berdiri di bawah distributor bukan di bawah prinsipal langsung.

Tapi karena ada perubahan konsep dari pihak prinsipal, jadi semua negara yang menjual mobil Volvo baik melalui prinsipal langsung atau lewat distributor akan mendapatkan hak yang sama.

"Misalnya mobil Volvo apa yang baru diluncurkan di luar sana, akan dijual juga di Indonesia. Mau dibawa 1 unit ke sini (Indonesia) juga bisa nanti," katanya lagi.

Selain itu, harga mobil Volvo di Indonesia juga akan jauh lebih kompetitif karena proses pengiriman unitnya sudah berbeda.

"Kalau dulu sebelum dikirim ke Indonesia transit dulu ke Malaysia setelah itu baru ke Indonesia. Di Malaysia kena pajak lagi dan di Indonesia kena pajak. Nantinya tidak akan seperti itu dan langsung datang ke Indonesia," ujarnya.

Paulus menambahkan, ia hanya bisa mengutip omongan Sales & Marketing Director Volvo untuk pasar Asia Paul de Voijs saat acara buka puasa bersama beberapa waktu lalu kalau dalam waktu dekat akan ada beberapa model Volvo yang akan dijual di Indonesia.

"Kabarnya yang akan diluncurkan di Indonesia itu Volvo S90, V60, V40 dan masih banyak lagi yang lainnya," tuntasnya.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads