Seperti dilansir leftlanenews, Kamis(22/8/2013), bos besar Ferrari, Luca di Montezemolo memastikan akan lebih banyak memperkenalkan varian hybrid di masa depan.
"Saya tidak percaya terhadap mobil listrik, tapi saya sangat percaya pada varian hybrid," ujar Montezemolo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya di Montezemolo enggan berbagi lebih jauh tentang varian hybrid Ferarri dimasa depan.
LaFerrari adalah mobil pertama dalam sejarah Ferrari yang menerapkan sistem HY-KERS. Mesin V12 dengan kapasitas 6.262 cc akan menjadi jantungnya bersama motor listrik yang pada akhirnya mampu mempersembahkan tenaga gabungan hingga 963 CV.
Dengan tenaga itu, maka mobil ini mampu memperlihatkan akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 3 detik saja.
Ketika dites di sirkuit Fiorano, mobil ini mampu mencatatkan waktu lap 1 menit 20 detik, atau 5 detik lebih cepat dari Enzo dan 3 detik lebih cepat dari, F12berlinetta yang merupakan mobil tercepat Ferrari sebelumnya.
Dengan begitu, LaFerrari yang berharga 1 juta euro atau sekitar Rp 14 miliar pun mendaulat diri sebagai mobil jalanan tercepat dalam sejarah panjang pabrikan yang bermarkas di Maranello itu.
Menurut riset IHS Automotive, produksi mobil hybrid high-end dapat meningkatkan hampir sepuluh kali lipat menjadi 56.364 kendaraan pada tahun 2016 dari 5.938 unit di tahun lalu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!