Mobil listrik tersebut adalah P-MOB, hasil pengembangan oleh Komisi Eropa yang terdiri dari para insiyur dari Siemens di Jerman, Mazel di Spanyol, IFEVS, Polimodel dan Fiat di Italia, serta Magnomatics dan Universitas Sheffield di Inggris.
P-MOB (Integrated Enabling Technologies for Efficient Electrical Personal Mobility) diklaim sebagai mobil listrik paling ramah lingkungan karena baterai dipasok menggunakan tenaga sinar matahari melalui panel surya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat uji coba di trek Fiat di Turin, Itala, mobil listrik P-MOB bisa menjangkau jarak 20 km dengan kecepatan maksimal 100 km/jam dikutip gizmag, Jumat (16/8/2013).
Nantinya jika diproduksi massal, P-MOB akan menggunakan bodi serat karbon sehingga Mobil P-MOB memiliki bobot kurang dari 600 kg tanpa baterai dan hanya bisa menampung 2 penumpang.
Dengan spesifikasi ini, P-MOB sangat fleksibel digunakan di dalam kota. Hingga saat ini belum ada rencana memproduksi massal mobil listrik P-MOB berikut apa mumpuni dikendarai malam hari. Mmm, kita tunggu kabar selanjutnya.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Harga Pertamax Cs Naik, Pengguna Pertalite Makin Nambah