"Ini hanya masalah makro ekonomi. Industri otomotif secara umum tidak berjalan dengan baik. Banyak pekerjaan yang hilang sebagai akibat dari restrukturisasi industri mobil, dan pajak yang terus membengkak," kata Akerson seperti detikOto kutip di USA Today, Senin (22/7/2013).
Menurut Akserson, keputusan kota untuk mengajukan kebangkrutan tidak akan memiliki dampak langsung pada industri otomotif. Tapi langkah ini akan mempersulit kota itu dalam menarik tenaga kerja ke sektor otomotif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi semakin cepat kita melewati dan semakin cepat kita membangun kembali, maka akan semakin baik kota dan negara ini untuk industri otomotif," pungkasnya.
Namun resolusi kebangkrutan Detroit mungkin membutuhkan waktu lebih lama.
(ady/ddn)










































