Tapi dilihat dari spesifikasi mesinnya, Brio Satya mengusung mesin kapasitas 1.200 cc sementara pesaingnya cuma mesin 1.000 cc. Bagaimana tanggapan Honda.
"Terserah konsumen mau pilih mesin 1.000 cc apa 1.200 cc. Tapi mesin 1.200 cc Honda perpaduan antara power dan ekonomis pada konsumsi BBM-nya," kata Direktur Marketing & After Sales PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soalnya mobil LCGC tidak mungkin hanya dijalankan di perkotaan saja oleh pemiliknya melainkan ada juga konsumen yang membawa mobil LCGC ke daerah dengan kondisi jalan tanjakan dan turunan. Dalam kondisi ini Honda menyakini mesin 1.200 cc tersebut cukup sesuai dengan medan di Indonesia.
"Indonesia itu banyak tanjakan dan turunan, jadi kita anggap mesin ini terbaik karena berperforma. Lagian mesin Honda 1.000 cc tidak di-develope di ASIA," ucapnya.
Sayang ketika ditanya lebih lanjut spesifikasi dan tenaga yang dikeluarkan oleh mesin 1.200 cc tersebut, Jonfis masih juga enggan membocorkan.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan