Ketenaran mobil Volvo sangat kuat, terlebih merek ini merupakan merek mobil Presiden Soeharto ketika itu dan menjadi mobil para menteri.
Sales & Marketing Director Volvo untuk Pasar Asia Paul de Voijs pun berambisi mengembalikan kejayaan Volvo seperti dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
de Voijs menyadari kalau Volvo telah kehilangan banyak waktu di Indonesia dan karenanya dia akan bekerja keras untuk menggantikan waktu yang hilang itu.
"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting, selama ini kami merasa kehilangan waktu untuk bermain di pasar Indonesia," ujarnya.
Namun CEO PT Indobuana Autoraya Paulus B Suranto enggan menjelaskan berapa unit mobil Volvo yang terjual di Indonesia tahun lalu. Pun begitu ketika ditanya berapa unit yang terjual di semester pertama tahun ini.
"Kalau itu saya tidak bisa bicara. Peningkatan ada, tapi memang belum signifikan," akunya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?