Peningkatan produksi ini mulai berlaku pada bulan Juli tahun depan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan mobil-mobil bermesin SKYACTIV.
Menanggapi hal tersebut Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijana mengatakan kalau itu memang merupakan rangkaian jangka panjang dari Mazda Motor Corporation (MMC) karena ditargetkan sampai 5 tahun nanti tepatnya di 2018, 80 persen produk Mazda akan menggunakan teknologi SKYACTIV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, saat ini produk Mazda yang ada di Indonesia yang sudah menggunakan teknologi SKYACTIV adalah Mazda6 dan CX-5. Kedepannya akan banyak lagi yang akan menggunakan SKYACTIV ini.
"Sesuai dengan rencana Mazda di Jepang, di Indonesia pun akan seperti itu, lambat laun semuanya akan menggunakan teknologi SKYACTIV," tuntasnya.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan