Mobil pertama dengan nomor 9 gugur pertama di 323,4 km disusul dengan mobil nomer 6 yang tumbang di 331 km tepatnya di daerah Tongging saat konvoi menuju air terjun Sipiso-piso, Karo, Sumatera Utara.
Masing-masing mobil itu diisi oleh bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 25 liter. Bahan bakarnya menggunakan jenis Pertamax.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama perjalanan kontur jalan di Medan ini memang cukup beragam dan menantang, banyak kelokan, turunan dan tanjakan yang terjal.
Pantauan detikOto semua awak media mengemudikan dengan sistem eco atau rata-rata dengan kecepatan 40 sampai 60 km/jam dengan 1.500 RPM sampai 1.750 RPM maksimal.
Di dalam mobinya itu sendiri semua difungsikan dengan normal seperti penggunaan AC yang berada di suhu 25 derajat dan tidak boleh dimatikan selama perjalanan.
Saat ini seluruh awak media akan menuju Brastagi dan finis di Kota Medan kembali. Mau tahu informasi selanjutnya? Pantau terus detikOto.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda