Keluarga Peugeot, pendiri PSA Peugeot Citroen, dikabarkan Autocar sedang memikirkan untuk melangkah mundur dan membiarkan General Motors (GM) mengambil alih bisnis mereka yang sedang sakit.
Sebab, PSA dikabarkan tidak memiliki cukup dana di kas mereka untuk menjalankan bisnis hingga akhir tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila itu terjadi, maka GM kemungkinan akan menutup pabrik di Prancis dan Jerman untuk menghemat pengeluaran, tapi itu adalah suatu langkah yang besar kemungkinan tidak akan disetujui pemerintah Prancis. Sebab di Prancis, PSA mempekerjakan 77.000 orang.
Karena itu, Peugeot sudah dilaporkan telah mencari dana dari tempat lain, tapi kurangnya penawar yang bersedia memayungi merek ini telah memaksa mereka untuk memikirkan tawaran GM yang saat ini sudah memiliki tujuh persen saham di group tersebut.
Terlebih, tawaran dari perusahaan China Dongfeng Motor Group tidak menemui titik terang.
Secara keseluruhan keluarga Peugeot memiliki saham 25,4 persen di perusahaan, tetapi menguasai 38,1 persen dari hak suara. "Keluarga Peugeot kini telah menerima bahwa mereka akan kehilangan kontrol," kata seorang sumber.
"PSA perlu menunjukkan rencana industri baru bagi orang yang akan menanggung peningkatan modal, dan satu-satunya harapan adalah GM. Mereka (GM) siap untuk menyuntikkan lebih banyak uang jika mereka dapat mengendalikan bisnis, mengintegrasikan Peugeot dan Opel dan merasionalisasikan produksi," tambahnya.
GM sendiri membeli 7 persen saham PSA merek yang terhitung sangat bergantung pada penjualan di wilayah asalnya itu pada Februari 2012.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer