Dengan pabrik itu setidaknya Shell akan mendapatkan 5 keuntungan. "Suplai lebih cepat, bukti investasi di Indonesia, tranfer teknologi ke Indonesia, menyerap tenaga kerja, harga lebih kompetitif," kata GM Marketing Shell Lubricants Indonesia Kuswantoro Pranabudi di Rumah Maroko, Kamis, Jakarta (20/6/2013).
Dia memaparkan dengan pabrik tersebut, suplai pelumas ke toko-toko Shell di Indonesia bakal lebih cepat. Soalnya selama ini suplai dari Singapura sering telat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mengatakan langkah tersebut merupakan strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis Shell di Tanah Air. Soalya Indonesia dinilai Shell sangat berpotensi di ASEAN.
Nantinya, pabrik tersebut akan meracik berbagai pelumas Shell dan impor pelumas dari Singapura akan berkurang nantinya. Dan bukan tidak mungkin pabrik tersebut juga akan melayani pasar ekspor.
"Rencana juga untuk ekspor dengan adanya pabrik di Indonesia," tuturnya.
Pranabudi menuturkan, investasi pabrik tersebut memakan dana sangat besar karena memang pabrik tersebut untuk menjangkau pasar pelumas Indonesia dan negara tetangga. "Dana investasinya triliunan rupiah," tutupnya.
Pabrik minyak pelumas ini akan berlokasi di Marunda Center, di bagian Utara Jakarta. Shell akan memproduksi pelumas 120.000 ton pelumas per tahun. Shell mengklaim pabrik tersebut merupakan pabrik minyak pelumas terbesar yang dioperasikan oleh perusahaan minyak internasional di Indonesia.
(/)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi