Dengan teknologi mesin ini sudah pasti banyak keuntungan yang akan di dapat oleh konsumennya karena teknologi mesin ini dapat menghasilkan torsi yang lebih baik terutama pada kecepatan rendah hinggah menengah.
Menurut Vice President After Sales, Product and Accessories Planning, Dealer Development, Customer Relations, Nissan Collage, Information System, Total Customer Satisfaction and Infiniti Teddy Irawan dengan dual-injection ini menjadikan Livina model baru ini lebih irit 4 persen dibanding generasi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keunggulan lainnya yang akan didapat konsumen yakni mesin dual-injection ini telah dikawinkan dengan Xtronic CVT (Continuos Variable Transmission) yang akan menawarkan sensasi berkendara yang halus karena tidak adanya hetakan saat perpindahan gigi.
Hasil kombinasi antara dual-injection dengan CVT ini pastinya semakin meningkatkan performa bahan bakar All New Grand Livina yang lebih efisien sebesar 13 persen dibanding model sebelumnya.
Dengan dual-injection ini pasokan bensinnya akan disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Nantinya pada putaran rendah hanya akan ada 1 injektor yang aktif dan ketika berakselerasi baru keduanya akan aktif secara bersamaan.
Nantinya posisi injektor akan diarahkan langsung ke arah klep dan penggunaan katup variable ganda (twin VCT) yang akan mengatur buka tutup klep sesuai kebutuhan.
Sekedar perbandingan Grand Livina model lawas dibekali mesin 4 silinder, 16 valve, DOHC dan CVTC HR15DE.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik