Seperti dilansir leftlanenews, sebelumnya Mercedes-Benz menguji pasar dengan menawarkan Vito E-Cell dengan menggunakan tenaga listrik kepada setiap konsumen mereka di negara-negara Eropa tertentu termasuk Jerman dan Inggris.
Terlepas dari transaksi sewa yang menarik, Mercedes hanya berhasil menjual beberapa ratus Vito E-Sel untuk pelanggan di seluruh Eropa. Akan tetapi biaya perusahaan yang minim dalam penelitian dan pengembangan, membuat pabrikan ternama ini membatalkan proyek berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vito E-Sell memiliki 2 varian, Van panel dan Van tujuh penumpang dimana setiap varian van E-Sell menggunakan tenaga baterai E-Cell yang bisa berlari hingga 80 mil, dengan kecepatan tertinggi mencapai 80 km per jam.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?