"Kenapa alasannya ada dua. Pertama tidak mendidik. Kedua kami berpikir bagaimana perasaan konsumen yang sudah membeli mobil, tiba-tiba tahu-tahu harganya didiskon besar-besaran," ujar 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (25/5/2013).
"Sekarang saya ilustrasikan Anda beli mobil seneng kan dapat diskon, tetapi komplain kalau dijual harga bekasnya hancur, mau nyalahin merek enggak bisa," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara kepemilikan senang di awal tapi pas dijual harganya hancur ini masalah baru. Karena itu kami berprinsip jangan main-main di situ (memberikan diskon besar). Orang masih antre membeli mobil kenapa harus didiskon. Masuk akal gak?" ujarnya.
Alternatifnya, Suzuki memilih strategi lain untuk menggaet konsumen yakni dengan mengadakan undian bagi pembeli mobil seperti Ertiga.
"Ini kami berikan kepada calon konsumen Ertiga yang melakukan test drive atau membeli mobil," ujarnya.
Total hingga Maret 2013 lalu, sudah 150.000 orang yang melakukan test drive Ertiga.
"Untuk bulan April-Mei ini kami masih menghitungnya. Kami harap ini akan bertambah terus. Melalui test drive orang akan merasakan kelebihan Ertiga dari produk lain," ujarnya.
(ddn/ikh)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas