Menurut European Automobile Manufacturers Association (ACEA), pada bulan April lalu, penjualan mobil di Eropa naik 2 persen menjadi 1,08 juta dari 1,06 juta meski bila ditotal penjualan dalam 4 bulan masih mengalami kejatuhan hingga 7 persen menjadi 4,18 juta mobil.
Padahal penjualan mobil di wilayah ini menurun 8,7 persen pada Januari dan 10 persen pada Februari dan Maret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan yang terburuk sudah berakhir," kata analis FAIResearch GmbH Hans-Peter Wodniok di Kronberg, Jerman seperti detikOto kutip dari Auto News.
Bila dilihat dari mereknya, Daimler AG berhasil membukukan peningkatan tertinggi hingga 11 persen berkat peningkatan permintaan mobil Mercedes-Benz, terutama A-Class dan B-Class. Sementara penguasa Eropa, Volkswagen AG penjualannya naik 10 persen didorong dari peningkatan penjualan Audi yang mencapai 9 persen.
Sementara penjualan beberapa merek lain seperti PSA Peugeot Citroen yang merupakan manufaktur kedua terbesar di kawasan ini malah jatuh bersama Ford, BMW, General Motors dan Fiat.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih