"Semua diskusi tentang bebas emisi adalah omong kosong. Tak seorang pun berbicara tentang efisiensi dari bagaimana baterai terisi. Ini sangat berbeda sekali tergantung daerahnya, tergantung bagaimana energi itu diproduksi, apakah memakai nuklir, batubara dan seterusnya, bahkan yang terbaik pun tidak lebih baik dari mesin pembakaran," cetus Harald Wester di sela-sela Shanghai Auto Show 2013 dilansir autoevolution, Selasa (23/4/2013).
Wester menuturkan hal itu menyusul munculnya data kalau secara kesuluruhan, mobil listrik memiliki emisi 86 gram CO2 per kilometer di Eropa, 110 g/km di Amerika dan 191 g/km di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harald Wester menganjurkan agar badan pengawas memiliki cara yang lebih realistis untuk mengukur kadar emisi sebelum mengesahkan peraturan pembuangan emisi gas buang kendaraan.
Kendati demikian, Wester mengatakan Maserati sepertinya harus mengembangkan hybrid atas desakan badan pengawas untuk memenuhi kriteria mobil hemat bahan bakar di Amerika Serikat.
"Tapi jika ingin solusi realistis untuk menekan emisi gas buang, jujur mobil listrik bukan jawabannya," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi