GM Toyota Selandia Baru Steve Pragnell dengan menyesal menuturkan perusahaannya tidak lagi bisa mengikuti kebijakan yang wajib di Selandia Baru di masa depan. Namun keputusan ini tidak akan berpengaruh pada konsumen Daihatsu yang selama ini sudah membeli mobil.
"Kami ingin memastikan para pelanggan, bahwa kami menghormati komitmen kami kepada para pelanggan di Selandia Baru. Kami minta mereka jangan khawatir tentang dukungan kami. Diler Toyota akan terus menjual suku cadang dan menyediakan dukungan secara komprehensif untuk kendaraan-kendaraan itu," ujar Pragnell di New Zealand Herald, Jumat (19/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!