Transmisi manual sepertinya akan benar-benar dilupakan. Bahkan kemacetan yang melanda kota-kota besar di Indonesia, membuat Subaru tidak berkeinginan untuk memproduksi mobil manual.
"Karena di Jakarta, Bali, Surabaya, dan kota-kota lainnya macet, Kami hanya memperkenalkan varian matik di Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Tan Chong International Ltd, Glenn Tan, kepada detikOto beberapa waktu lalu.
Glenn Tan menambahkan, bahwa transmisi matik sudah menjadi transmisi yang digemari di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu transmisi matik menjadi model yang lebih baik dibandingkan dengan transmisi manual (lebih praktis matik dibandingkan dengan manual). Terlebih mesin CVT yang ditawarkan kali ini membuat mesin menjadi lebih efisien," tambahnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas