Transmisi manual sepertinya akan benar-benar dilupakan. Bahkan kemacetan yang melanda kota-kota besar di Indonesia, membuat Subaru tidak berkeinginan untuk memproduksi mobil manual.
"Karena di Jakarta, Bali, Surabaya, dan kota-kota lainnya macet, Kami hanya memperkenalkan varian matik di Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Tan Chong International Ltd, Glenn Tan, kepada detikOto beberapa waktu lalu.
Glenn Tan menambahkan, bahwa transmisi matik sudah menjadi transmisi yang digemari di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu transmisi matik menjadi model yang lebih baik dibandingkan dengan transmisi manual (lebih praktis matik dibandingkan dengan manual). Terlebih mesin CVT yang ditawarkan kali ini membuat mesin menjadi lebih efisien," tambahnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!