Kekurangan transmisi manual di era yang serba praktis ternyata juga dirasakan oleh produsen mobil sport macam Lamborghini. Bahkan Lamborghini mengatakan kalau 2013 adalah akhir dari keberadaan transmisi manual yang tradisional.
"Kami berada di era ketika pelanggan menuntut teknologi dan produk yang beradaptasi dengan mereka (bukan sebaliknya)," kata CEO Lamborghini America Michael Lock seperti detikOto kutip dari Road and Track, Kamis (17/4/2013).
Saat ini, lanjut Lock, para pembeli mobil Lamborghini lebih menyukai pergantian gigi lewat paddle-shift. Tidak lagi menggunakan shift-knob seperti transmisi manual tradisional. Sistem transmisi pun sudah berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu cukup menggambarkan posisi dunia saat ini. Sebab segmen mobil sport adalah segmen yang bisa dianggap paling loyal terhadap transmisi manual tradisional. Kalau segmen mobil sport saja sudah berpindah hati, segmen mobil lain tentu juga akan begitu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih