Dalam sambutan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang dibacakan oleh Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi, Hidayat mengucapkan selamat dan mengapresiasi keterlibatan Daihatsu di industri mobil Indonesia.
"Keterlibatan kurang lebih 1.200 industri komponen dalam negeri sebagai sub-kontraktor menjadikan produk Daihatsu dirasakan sebagai milik masyarakat Indonesia. Untuk itu, kami tetap mengharapkan Daihatsu terus memberikan kesempatan lebih luas lagi dan melakukan pembinaan terhadap industri komponen dalam negeri agar dapat berpartisipasi lebih jauh dalam pengembangan produk kendaraan bermotor," kata Hidayat seperti dibacakan Budi, Rabu (10/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, pasar Indonesia menurutnya memang masih cukup potensial. Di tahun 2012 ada 1,1 juta mobil yang diproduksi atau naik 20 persen dibanding 2011. Perkembangan itu diprediksi akan terus meningkat seiring membaiknya ekonomi Indonesia serta terus meningkatnya kualitas infrastruktur yang ada.
Selain pasar domestik yang berkembang, ekspor mobil Indonesia pun menurutnya makin meningkat tiap tahun baik dalam keadaan Completely Built Up (CBU) atau Completely Knocked Down (CKD).
Untuk ekspor kendaraan CBU di tahun 2012 ada 173 ribu unit, naik dari 107 ribu unit yang tercatat di 2011. Begitu pula dengan CKD yang meningkat dari 84 ribu unit di 2011 menjadi 100 ribu unit di 2012.
Namun, untuk Daihatsu, Hidayat berpesan agar merek Jepang itu terus mengembangkan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Dia juga ingin agar Daihatsu mengembangkan produk yang dibuat di Indonesia untuk keperluan global selain pasar domestik.
Hidayat pun mengatakan kalau sudah waktunya Daihatsu meningkatkan kegiatan riset dan pengembangan produk mereka di Indonesia dengan melibatkan lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia. "Jadikanlah PT Astra Daihatsu Motor menjadi industri kendaraan bermotor seutuhnya," katanya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?