Saat ini, pabrik Daihatsu yang berada di Sunter memiliki kapasitas produksi hingga 360 ribu per tahun. Sementara pabrik yang ada di Karawang memiliki kapasitas 120 ribu unit.
"Sehingga total kapasitas produksi PT ADM menjadi 480 ribu unit per tahun," kata Sudirman MR di pabrik ADM, di Sunter, Jakarta, Rabu (10/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Gran Max take time di angka 3 menit, jadi setiap 3 menit keluar mobil baru. Itu akan ditingkatkan lagi hingga 2,3 menit. Mungkin 2,3 menit per mobil itu bisa kita capai di awal Mei nanti," kata Production Div. Head SAP PT Astra Daihatsu Motor Agus Wiryatno.
Semua mobil yang diproduksi Daihatsu di Indonesia menurut Sudirman sudah memiliki kandungan lokal hingga 85 persen. Dan hari ini, Daihatsu berhasil mencapai produksi ke-3 juta mobil sejak memulai produksi pada 1978 silam.
Bila pertumbuhan pasar mobil terus stabil, maka tambahan produksi 1 juta unit akan bisa dicapai dalam dua tahun ke depan untuk membuat pencapaian produksi mereka sepanjang karirnya di Indonesia menjadi 4 juta unit.
Kualitas produksi pabrik Daihatsu di Indonesia pun menurut Agus sudah memenuhi standar Jepang. Sebab baik Daihatsu maupun Toyota Jepang selama setahun datang dua kali untuk mengaudit kondisi pabrik.
"Level pencapaian kualitas dan produktivitas kita sama dengan Jepang. Maah ada beberapa hal yang kita lebih dulu adopsi, seperti painting wet on wer, itu kita duluan, baru yang lain adopsi," kata Agus.
(/)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik