Akibat mengalami masalah pada sensor kecepatan di roda depan, 1775 unit Mitrubishi Mirage Exceed di tarik oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku agen tunggal pemegang merek Mitsubishi di Indonesia.
Mirage Exceed yang harus ditarik merupakan produksi sebelum 26 Januari 2013 dan KTB menegaskan membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan kedepan untuk menyelesaikan masalah recall ini.
Hal itu diutarakan langsung oleh Direktur Pemasaran PT KTB Riswan Alamsyah saat ditemui detikOto di Jakarta, Kamis (4/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Rizwan, dalam hal recall Mirage ini KTB sama sekali tidak mengeluarkan uang karena kampanye recall ini dilakukan secara global.
"Ini kan produk global jadi ini urusan prinsipal jadi KTB sama sekali tidak mengeluarkan uang dalam hal apapun," lugasnya.
Mitsubishi akan memulai perbaikan Mirage ini pada pertengahan April 2013 ini. Nantinya komponen yang rawan rusak ini tidak diganti, maka fitur Anti-lock Brake System (ABS) yang terdapat pada Mirage Exceed tidak akan optimal. Hal ini dikarenakan karena ketidaksempurnaan pada waterproof harnes di front wheel speed sensor.
(ady/syu)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau