Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengatakan kalau ada 47.000 mobil Subaru akan kena tarik (recall) karena masalah ini.
Mobil-mobil itu antara lain terdiri dari Legacy model tahun 2010-2012, Outback 2010-2012, Impreza 2012 dan Crosstrek 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Remote ini sebenarnya memudahkan para penggunanya. Sebab, hanya dengan menekan tombol di remote maka mesin akan menyala otomatis. Jadi pengendaranya tidak perlu menunggu untuk memanaskan mesin.
Tapi, remote ini ternyata gampang rusak bila terjatuh yang membuat mobil tiba-tiba menyala tanpa diperintah. Hal ini dikhawatirkan akan meningkatkan kadar gas karbon monoksida bila pengendara tidak sadar mesin mobil telah menyala berjam-jam. Itu akan meningkatkan kekhawatiran terkait keracunan karbon monoksida.
"Jika itu terjadi ketika kendaraan diparkir di daerah tertutup, seperti garasi, ada risiko karbon monoksida meningkat, yang dapat menimbulkan bahaya keamanan," kata Subaru kepada NHTSA.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?