Data dari PT Toyota-Astra Motor menunjukkan, Toyota membukukan total penjualan 35.318 unit pada Februari 2013 atau turun tipis dibandingkan dengan Januari 2013 sebanyak 35.923 unit.
Namun, jika dibandingkan dengan penjualan tahun lalu di periode yang sama, angka itu naik 5,2 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di segmen sedan, Toyota mencatatkan total penjualan 995 unit atau naik tipis 1,2 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Pertumbuhan di segmen ini didorong oleh Toyota Vios, Toyota Corolla, dan Toyota Camry.
Di segmen compact car, Toyota Yaris masih tetap memperlihatkan performa terbaiknya dengan total penjualan 1.843 unit ata tumbuh 20,5 persen dibandingkan dengan Januari 2013 sebanyak 1.529 unit.
Pada bulan lalu, segmen 4x4 dengan jajaran produk Toyota Fortuner, Landcruiser, dan FJ Cruiser, membukukan pertumbuhan 90,7%, dengan total penjualan 206 unit.
Segmen commercial van Toyota Hi Ace, menorehkan pertumbuhan luar biasa lebih dari 36 kali lipat dengan total penjualan 146 unit.
Adapun, pada Februari 2013, segmen pickup yang dimotori Toyota Hilux membukukan penjualan 1.569 unit atau tumbuh 69,1% dibandingkan dengan Januari 2013 sebanyak 928 unit.
Sementara itu, kendaraan 2 ton tumbuh tipis 1,2% dengan total penjualan 2.438 unit.
Di lain pihak, dua segmen lainnya, MPV dengan product line up Toyota Avanza Toyota Kijang Innova, Toyota NAV1, dan Toyota Alphard, membukukan total penjualan 23.722 unit, sedangkan kelas SUV dengan produk Toyota Rush dan Toyota Fortuner mencatatkan total penjualan 4.399 unit.
Khusus untuk NAV1, Toyota mengaku senang, soalnya mobil ini di bulan Februari lalu terjual sebanyak 517 unit. Bandingkan saat di bulan pertama peluncuran NAV1 yang hanya tercatat 40 unit saja.
"Toyota NAV1 diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan pilihan yang lebih beragam di segmen MPV. Hasil menggembirakan yang dicatatkan menunjukkan bahwa pasar merespons positif mobil ini, sekaligus membuktikan Toyota NAV1 mampu bersaing sebagai salah satu mobil andalan di segmennya," kata Joko.
(/)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?