Apalagi gara-gara tidak samanya standar emisi ini, pabrikan mobil kesulitan untuk mengimpor mobil ke Indonesia.
Seperti yang dirasakan PT Garuda Mataram Motor selaku APM Volkswagen di Indonesia. Sangat sulit untuk membawa mobil VW dari Jerman ke Indonesia. Mobil VW yang beredar di Eropa sudah mengadopsi standar emisi minimal Euro5 bahkan sudah ada yang Euro6.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bisa saja menghadirkan semua produk VW yang ada di Eropa tapi terkendala oleh masalah standar emisi gas buang yang masih Euro2 sampai saat ini," keluh Presiden Direktur dan CEO Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri di sela-sela acara Tiguan's Day di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/2/2013).
Menurut Andrew, teknologi perusahaan kendaraan di setiap negara setiap tahunnya semakin meningkat. Jadi semua mobil baru yang akan dipasarkannya sudah mengadopsi teknologi modern itu.
"Bukan hanya di Eropa tapi di Jepang atau di manapun teknologinya sudah pesat. Sementara masyarakat di Indonesia belum bisa menikmati apa kelebihan dari mesin yang sudah mengusung Euro6 seperti di Eropa," lugasnya.
Dengan demikian, pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan hal ini. Ini juga dilakukan agar memajukan perkembangan industri otomotif yang ada di Indonesia agar lebih maju.
Jika tidak segera meningkatkan standar emisi gas buang dan memperbaiki kualitas bahan bakar di Indonesia maka akan semakin tertinggal dengan negara-negara lainnya.
"Tapi inilah yang menjadi kendalanya. Bagaimanapun setiap kendaraan yang mau diluncurkan di Indonesia itu harus menunggu. Buktinya seperti ini Tiguan sudah dijual di Eropa dan di Indonesia baru 6 bulan berikutnya dijual," tukasnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?