Harapan produsen mobil asal Eropa menghasilkan mobil ramah lingkungan ternyata belum terbukti. Mobil-mobil asal Eropa dinilai belum ramah lingkungan, dan gas buang kendaraan masih relatif tinggi. Fakta tersebut berdasarkan studi Komisi Eropa beberapa waktu lalu.
Komisi Eropa menemukan bahwa gas buang mobil asal Eropa masih buruk dan belum hemat dalam konsumsi bahan bakar minyak sebagaimana yang mereka informasikan pada konsumen.
Hal ini terbukti pada salah satu metode yang digunakan oleh Komisi Eropa untuk menguji mobil baru untuk membuktikan seberapa besar mobil memiliki kadar gas buang seperti diberitakan reuters dan dilansir star, Senin (11/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Saat ini rata-rata gas buang kendaraan asal Eropa sebesar 167,2 gram per kilometer pada tahun 2002 dan menurun pada 2010 hingga menjadi 140,4 g/km. Artinya ada penurunan sebesar 26,8 g/km. Namun hasil tersebut dinyatakan belum semaksimal yang diinginkan oleh Komisi Eropa. Setidaknya target gas buang di 2020 di bawah 100 gram per kilometer.
"Ini artinya mobil tidak menjanjikan dalam hal menekan emisi seperti yang disebutkan pada konsumen," kata Organisasi Belanda untuk Applied Scientific Research (TNO) yang berbasis di AEA Ricardo dan IHS Global Insight, dari Amerika Serikat.
Anggota Parlemen Eropa, Chris Davies mengatakan dia bekerja pada perubahan untuk mengatasi standar pengujian mobil pada 2020 emisi mobil. Namun ketika melihat fakta tersebut, dia menyebutkan para produsen mobil menipu.
"Ini menipu para anggota parlemen dan menipu publik," katanya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan