Sedan semakin dijahui dan tidak diminati. Seperti Toyota, merek mobil asal Jepang ini bakal menggelontarkan banyak model selain sedan.
"Di Indonesia sedan marketnya kecil hanya sekitar 3 persen. Pernah di zaman mobnas 20 persen. Pasar sedan sudah jenuh," kata Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua di sedan ada di MPV. Seperti kursi pijat," imbuh Johnny.
Johnny melanjutkan segmen yang akan terbuka lebar selain MPV adalah compact car seperti hatchback (termasuk mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC), dan SUV.
Pasar mobil kompak, dijelaskan Johnny market share mobil model ini akan bergerak naik sebesar 20 persen dari 10 persen. Sementara SUV semakin melambung penjualannya.
"Suatu saat, mobil-mobil kecil untuk keluarga kecil di bawah Rp 100 juta akan bergerak. Dan mobil kompak akan bergerak ke arah 20 persen. MPV, SUV juga akan bergerak. Ini prediksi," ucap Johnny.
Pernyataan Johnny pun coba diamini oleh Direktur Marketing PT TAM Joko Trisanyoto. Menurut Joko pasar sedan terus mengecil hingga sekitar 3 persen.
Kemudian bukan tidak mungkin pasar sedan akan semakin mengecil namun tidak sampai hilang. Sebab, diakuinya masih ada pecinta mobil sedan meski porsinya kecil.
"Tapi sedan eggak akan mati," tegas Joko.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya