Seperti dilansir autonews, Daimler mengucurkan dana hingga 640 juta euro untuk proses pembelian saham itu. Imbalannya, Daimler mendapatkan 2 kursi di dewan direksi.
"Investasi ini signifikan, sehingga kedua perusahaan dapat secara aktif berpartisipasi dalam peluang pasar otomotif di China," kata CEO Daimler Dieter Zetsche.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang diketahui bersama BMW telah berhasil menyalip Mercedes di 2005, dan Mercy pun harus merosot ke posisi ketiga di belakang Audi di 2011.
"Ini adalah investasi jangka panjang yang mengamankan untuk Daimler akses eksklusif untuk mencari partner. Kursi Dewan pun memungkinkan Daimler akan melahirkan sebuah projek tahap awal," kata analis di Jerman, Christoph Stuermer. katanya.
China memainkan peran kunci dalam strategi Zetsche setelah Mercedes tertinggal BMW dan Audi, mengingat pertumbuhan tinggi penjualan kendaraan di China tahun lalu.
Penjualan Mercedes di China naik 1,5 persen, menjadi 196.211 mobil di 2011. Audi membukukan kenaikan 30 persen, menjual 405.838 kendaraan. Sedangkan kenaikan hingga 40 persen dimiliki BMW dengan angka 303.169 unit.
Terlebih penjualan mobil premium di Jerman selalu menurut. Sehingga memaksa Damiler untuk mencari peluang besar di luar Jerman.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!