Hanya selang beberapa hari setelah Toyota dan BMW mengumumkan niat mereka bekerja sama untuk pengembangan mobil ramah lingkungan, 3 pabrikan besar lainnya yakni Daimler, Ford dan Nissan ikut melakukan hal serupa.
Ketiganya akan mengembangkan mobil sel bahan bakar pertama di dunia yang memiliki banderolan harga terjangkan dalam kurun waktu 5 tahun.
Seperti dikutip Reuters, Rabu (30/1/2013), kerja sama yang diteken awal pekan ini dimaksudkan untuk mengikuti perkembangan zaman dan aturan emisi global yang kian ketat terutama di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β

"Kami akan memulai 'perang' (mobil hidrogen), dengan perjanjian ini," ujar Kepala Pengembangan Daimler Thomas Weber kepada wartawan di Nabern, pusat pengembangan program mobil sel bahan bakar Daimler.
Mobil sel bahan bakar seperti halnya mobil listrik, menggunakan motor listrik untuk membuat mobil melaju, bedanya jika mobil listrik mendapatkan daya dari baterai, maka mobil sel bahan bakar mengandalkan sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik. Teknologi ini lah yang masih mahal dan saat ini dinilai belum layak untuk dipakai.













































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya