Pengacara penggugat mengatakan kalau Toyota Motor Corp dan keluarga korban sepakat untuk menyelesaikan gugatan terkait 'percepatan yang tidak diinginkan' karena masalah di pedal mobil dan akan segera masuk pengadilan di Februari mendatang.
Kecelakaan sendiri terjadi di tahun 2010 saat Paul Van Alfen mengendarai Toyota Camry miliknya lalu kecelakaan. Mobil mitu menabrak dinding batu ketika keluar dari jalan bebas hambatan dan gagal berhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga mengatakan kalau kecelakaan itu terjadi ketika kendaraan tiba-tiba berjalan cepat dan tidak berhenti bahkan setelah pengemudi menginjak rem.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut telah diselesaikan. Kami telah sepakat dengan Toyota dalam perjanjian penyelesaian bahwa kita tidak akan membahas ketentuan penyelesaian," kata pengacara korban Mark Robinson seperti detikOto kutip dari Autonews.
Sementara itu, juru bicara Toyota Amerika Utara Celeste Migliore belum menanggapi kasus ini.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?