Hal ini sangatlah mungkin, mengingat pabrikan besar dunia saat ini masih hanya memiliki mobil prototipe.
Dan belum berkeinginan untuk memproduksi massal, mengingat masih banyak butuh penelitian yang harus dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Jongkie menilai mobil hybrid yang lebih potensial untuk diproduksi massal.
Hal senada juga diungkapkan Vice President, Automotive and Transportation Practice-Asia Pasific, Frost and Sullivan, Vivek Vaidya.
"Mobil hybrid dan listrik sudah ada kemajuan, tapi masih banyak yang harus dikembangkan. Jadi saya, setuju dengan Pak jongkie, dan ini masih memerlukan teknologi yang lebih matang lagi, untuk bisa diproduksi massal," tambah Vivek.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi