PT Astra Daihatsu Motor (ADM) hari ini menarik ribuan Sirion karena adanya potensi karat pada bagian connector torque sensor yang terdapat pada Electric Power Steering (EPS) column. Sebenarnya kenapa masalah ini bisa timbul?
Akibat masalah pada bagian connector torque sensor yang terdapat pada Electric Power Steering (EPS) column itu, Kepala Divisi Penjualan Domestik PT Astra Daihatsu Motor Rio Sanggau mengatakan kalau kenyamanan konsumen menjadi terganggu.
"Ini sebenarnya tidak ada masalah dengan unsur safety kendaraan, tapi lebih pada kenyamanan. Dan sudah tanggung jawab kita untuk membuat pengguna Daihatsu merasa nyaman," katanya kepada detikOto.
Rio lalu menjelaskan kalau masalah yang ada di bagian connector torque sensor yang terdapat pada Electric Power Steering (EPS) column ini didapat dari hasil evaluasi rutin dari aktivitas monitoring kendaraan Daihatsu.
"Sebenarnya belum ada komplain terkait masalah ini. Langkah ini murni inisiatif kami sebagai produsen," ujarnya.
Akibat masalah tersebut, fungsi kerja kemudi menjadi terasa kurang nyaman atau agak berat saat digunakan, khususnya pada saat akan memarkir kendaraan.
"Jadi intinya ada pada saat perakitan. Ada kabel konektor yang terkena oli, sehingga pada pemakaian dalam jangka waktu tertentu, EPS jadi tidak berfungsi," jelas Rio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nantinya, mobil akan diperiksa dan komponen-komponen di power steering akan diganti. Itu semua gratis," lugas Rio.
Pemilik kendaraan Daihatsu yang terlibat dalam program ini cukup menghubungi Call Center Daihatsu di 0800 1 337692 (Bebas Pulsa) atau langsung menghubungi jaringan bengkel resmi Daihatsu terdekat melalui Daihatsu Access: (Kode Area) 500898 untuk mengatur jadwal pemeriksaan ke bengkel Daihatsu terdekat.
Berikut diagram komponen yang harus diganti di sirion:

EPS Steering column sub

konektor


Pergantian sekitar 2 jam
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi