Keluarnya dua merek mobil mahal tersebut dari Iran adalah hasil dari tekanan internasional. Dan United Against Nuclear Iran (UANI) pun bertepuk tangan untuk keduanya yang mengakhiri bisnis mereka di Iran.
Sebelum Maserati dan Lamborghini, Porsche, KIA dan Hyundai juga sudah lebih dahulu keluar dari Iran. Bersama Lamborghini dan Maserati, Fiat juga menyatakan keluar dari negeri Persia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kampanye ini membuktikan sekali lagi bahwa ketika perusahaan dipaksa untuk memilih antara pasar Iran dan pasar AS, maka (mereka) akan meninggalkan Iran. Kami akan terus bekerja dengan Advokat Publik, untuk menekan lebih dan lebih banyak bisnis untuk keluar dari Iran dan terus mengisolasi rezim Iran," kata CEO UANI Mark D. Wallace seperti detikOto kutip dari Yahoo.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi