Renault telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan membentuk usaha patungan dengan pemerintah Aljazair untuk memulai industri otomotif lokal. Produsen mobil Prancis itu dikatakan akan memiliki 49 persen saham di perusahaan baru.
Belum disebutkan apa nama perusahaan joint-venture ini, tapi yang jelas, investasi hingga 1,2 miliar euro siap dikucurkan untuk membangun pabrik di Tlelat Oued, sebuah kota kecil di utara negara itu.
Selama tahun pertama operasi, pabrik itu akan memproduksi 25.000 mobil dan van yang tiap tahun jumlahnya secara bertahap akan mencapai 75.000 unit per tahun sebelum akhir dekade ini.
Nantinya, sebagian besar kendaraan yang dibangun di Tlelat Oued itu akan diperuntukkan untuk pasar domestik Aljazair yang terus berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjanjian dengan negara Aljazair tersebut membuat Renault menjadi produsen mobil pertama yang mendirikan pabrik di negara asal pesepabola terkenal, Zidane tersebut. Renault juga akan diberikan hak monopoli selama tiga tahun di pasar lokal.
"Kontrak tersebut memiliki klausul yang mengatakan tidak ada perusahaan publik lainnya yang dapat mencapai kesepakatan serupa dengan selama tiga tahun ke depan," jelas Cherif Rahmani, seorang menteri dalam pemerintahan Aljazair seperti detikOto kutip dari Left Lane News.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat