Menanggapi hal ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan kendaraan super listrik itu tidak mengalami masalah ketika diendarai dalam kondisi hujan.
Saat pertama kali menjajalnya ke Bandara Soekarno-Hatta Jumat, 21 Desember 2012, hujan sempat mengguyur mobill
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Dahlan sempat memacu mobil tersebut sampai 120 km/jam. Dahlan berkeyakinan kecepatannya bisa lebih dari itu, hanya saja tidak ada peluang untuk menjalankan mobil tersebut sampai batas kecepatan maksimal.
(ikh/ddn)
