Peluncuran Electric Vehicle Charging Station (EVCS) oleh PT. Pertamina (Persero) dilakukan karena diversifikasi energi telah menjadi masalah dunia yang telah melahirkan banyak studi untuk menghasilkan energi alternatif demi masa depan generasi selanjutnya.
Kendaraan listrik pun dipandang oleh beberapa kalangan sebagai salah satu jawaban, bukan hanya untuk masalah diversifikasi energi saja, melainkan sekaligus menjawab masalah polusi dan global warming.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membuktikan kegunaannya, dua unit mobil listrik Mitsubishi i-MiEV pun ikut hadir di acara ini. Mobil yang dipinjamkan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) yang merupakan distributor resmi merek Mitsubishi di Indonesia itu sudah ber-pelat hitam dan setelah diisi tenaganya langsung dikendarai oleh Direktur Utama PT. Pertamina Karen Agustiawan, Direktur Pemasaran dan Niaga PT. Pertamina Hanung Budya, serta jajaran direksi lainnya.
Menurut rencana EVCS ini nantinya akan dapat ditemui di berbagai ruang publik seperti area parkir kantor, mall, dan sejenisnya. Dengan adanya Pertamina EV Charging Stasion berarti nantinya akan memberikan kemudahan proses isi ulang kendaraan listrik di Indonesia.
Sistem EVCS menawarkan layanan charging lebih cepat daripada home charging yang dapat diintegrasikan dengan card payment system dan system GIS untuk mempermudah menemukan lokasi EVCS. Fasilitas ini siap untuk dikembangkan dalam jaringan EV Charging Stasion yang lebih luas.
Setelah mencoba mengendarai i-MiEV, Karen dalam rilis yang dikeluarkan Mitsubishi mengungkapkan rasa senangnya dalam mengendarai i-MiEV yang sangat smooth dalam akselerasi, senyap dan nyaman dan sangat ideal sebagai sebuah βcity carβ yang eco untuk Indonesia.
Karen kemudian menuliskan di testimony wall bahwa setiap direktorat di Pertamina harus memiliki minimal 2 (dua) mobil listrik untuk operasional mulai di tahun 2013.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini