Hal itu ditegaskan Presiden Direktur PT MMI, Keizo Okue di sela-sela media test drive Mazda Biante, Selasa (18/12/2012).
"Biante adalah kendaraan keluarga yang menawarkan kenyamanan dan kemewahan yang hampir sama (dengan Mazda8), namun dengan harga terjangkau," kata Okue.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun seperti yang ditegaskannya MPV Biante menyuguhkan performa kenyamanan yang sebanding dan di atas rata-rata kompetitornya. Kelebihan itu dinilai dari suspensi dan kesenyapan kabin yang menawarkan impresi berkendaran yang baik.
"Mazda8 lebih pada invidual, sementara Biante ke arah kendaraan keluarga. Biante beda dengan merek lain. Seperti suspensi yang seperti sedan," imbuhnya.
"Biante memberikan impresi berkendara yang lebih baik," tambahnya.
Mazda Biante dibanderol Rp 380 juta on the road Jakarta. Sedangkan Mazda8 Rp 499,2 juta.
Sementara Marketing Manager PT MMI, Astrid Ariani Wijana mengatakan kenyamanan kabin penumpang Biante layaknya rumah mewah yang nyaman.
"Sementara Biante memberikan kenyamanan tidak hanya pada pengendara tapi juga penumpangnya. Kemudian kelebihan lainnya di dalamnya (interior). Ketika Anda berada di dalam mobil, Anda merasakan seperti di rumah. Dan itu tidak ada di kompetitor. Dan itu fleksibalitas yan diinginkan oleh konsumen. Harga yang ditawarkan Biante sangat kompetitif," tutup Astrid.
Mazda Biante diperkuat mesin 2.000 cc 4 silinder DOHC 16 valve dengan Sequential Valve Timing (SV-T) dan Electronic Throttle Control (ETC) yang dikawinkan dengan Direct Injection.
Mesin ini bisa menyemburkan tenaga 150 Ps pada 6.200 RPM dengan torsi 190 Nm pada 4.500 RPM
Menariknya, MPV Biante disediakan fitur Nanoe, atau fitur yang dilengkapi ion generator dimana berfungsi sebagai penetrasi bakteri dan juga anti virus. MPV Bianter diperkaya dengan sliding door di kedua sisi.
Beberapa warna eskterior disediakan yakni biru, metalik, putih, cokelat dan hitam.
(ikh/syu)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi