Toyota dan Geely Rebutan Aston Martin

Toyota dan Geely Rebutan Aston Martin

- detikOto
Jumat, 07 Des 2012 14:11 WIB
Toyota dan Geely Rebutan Aston Martin
Jakarta - Setelah sebelumnya dikabarkan tengah diincar oleh India dan Italia, dua perusahaan China dan Jepang yakni Geely dan Toyota memanaskan perebutan kepemilikan merek ikonik Inggris, Aston Martin yang kini tengah dilego. Masuknya dua nama tersebut dipercaya makin memanaskan suasana.

Sebelumnya, konsorsium dari Italia yakni Investindustrial dikabarkan sudah mendapat lampu hijau dari Aston Martin untuk membeli saham Aston Martin dari Investment Dar hari Kamis pekan lalu.

Tetapi, keesokan harinya, pabrikan mobil India Mahindra and Mahindra membuat tawaran yang tidak kalah menggiurkan dan bahkan lebih besar dari tawaran Italia. Namun, Mahindra kini dikabarkan telah mundur dari pertarungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aston Martin yang sudah berusia 98 tahun itu dijual ke Ford pada tahun 1987 dan kemudian dijual ke perusahaan Kuwait, Investment Dar Inc dengan harga US$ 925 juta di 2007. Kini, perusahaan asal Kuwait itu tengah merekturisasi keuangan mereka dengan melepas 64 saham mereka di Aston Martin dengan target nilai US$ 800 juta.

Setelah Investindustrial dan Mahindra and Mahindra bersaing ketat, kini dua pemain baru masuk. Dilaporkan Sohu dan dilansir China Car Times, Geely dikatakan sangat tertarik untuk membeli Aston Martin.

Geely yang saat ini merupakan pemegang merek Volvo tersebut diketahui telah beberapa kali bertemu dengan petinggi Aston Martin dan menjanjikan kemajuan serta kebebasan berkreasi yang sama dengan yang mereka berikan pada Volvo.

Geely saat ini diketahui sudah menyiapkan dana US$ 300 juta untuk pembelian Aston Martin. Geely juga tengah mendekati pemerintah-pemerintah daerah di China seperti Shanghai, Chengdu, dan Daqing untuk membantu mereka menambah dana untuk pembelian Aston Martin ini.

Seperti halnya ketika membeli Volvo dahulu, pemerintah daerah yang mau membantu Geely membeli Volvo kemudian mendapat timbal balik dengan investasi Volvo di daerah-daerah mereka seperti dengan pembangunan pabrik baru. Metode inilah yang kemungkinan akan menjadi senjata bagi Geely.

Sementara Toyota yang kini telah kembali menjadi produsen mobil terbesar di dunia diperkirakan membutuhkan Aston Martin untuk menambah porto folio investasi mereka untuk mempertahankan dominasi jangka panjang.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads