Hal itu yang menjadi tantangan terbesar bagi para produsen otomotif yang ada di Indonesia.
Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Priyono Sugiarto, merasakan begitu besarnya tantangan yang ada di 2012 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyono mengatakan, berangkat dari awal tahun tantangan sudah mulai terlihat dari krisis yang terjadi diluar negeri yang secara otomotif berdampak ke industri otomotif di Indonesia.
Pada awal tahun penjualan Astra masih dibantu oleh penjualan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
"Di awal tahun penjualan Astra masih dibantu oleh kehadiran Avanza dan Xenia yang baru. Jadi permintaan pasar terhadap 2 mobil itu cukup besar," katanya.
Menginjak ke pertengahan tahun isu mengenai kenaikan BBM mulai terjadi. Isu tersebut juga mempengaruhi penjualan Astra dari segi otomotif meski penurunannya tidak terlalu besar.
Selain isu kenaikan BBM, kenaikan uang muka yang mulai diberkalukan pada 15 Juni lalu juga sangat mempengaruhi penjualan otomotif di Group Astra.
"Sebenarnya penjualan kita 9 bulan terakhir itu meningkat dibanding tahun lalu diperiode yang sama. Jadi bagaimana kita menanggapinya saja. Yang pasti kita akan terus berusaha mengantisipasi semua tantangan," imbuhnya.
Begitu juga untuk tahun 2013 mendatang, Priyono menambahkan, di 2013 tidak menutup kemungkinan tantangan akan lebih berat dibanding 2012.
"Tidak mudah memang melewati semua tantangan itu. Tahun ini bisa kita lewati maka tahun depan mudah-mudahan masih bisa kita lewati dan tetap berjalan dengan lancar," tandasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi