Permintaan mobil terbukti naik selepas badai Sandy menghantam. Hal yang sudah diprediksi analis sebelumnya. Harga mobil, terutama mobil bekas di kawasan itu pun merangkak naik hingga lebih dari US$ 1.000 atau sekitar Rp 9,6 jutaan dari harga normal.
Kenaikan harga itu terjadi karena para warga berbondong-bondong mencari pengganti mobilnya yang hilang atau rusak akibat badai ini.
Diler setempat pun sampai kewalahan dan mencari pemasok mobil dari wilayah Amerika yang tidak terkena badai. Inilah kemungkinan yang menjadi penyebab harga mobil bekas menjadi naik karena para penjual harus mencarinya dari wilayah lain dan mengirimnya ke pantai timur.
Padahal harga mobil bekas di Amerika pada semester satu menurut beberapa analis telah mengalami penurunan, tapi kemudian naik lagi ketika badai menghantam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan hasilnya, dia mengatakan kalau harga mobil memang rata-rata naik setelah badai berlangsung. Meski begitu, dia memperkirakan meski efek Sandy lebih besar dari Katrina, efek kenaikan harga Sandy diperkirakan hanya 0,5-1,5 persen dari harga mobil. Lebih kecil dari kenaikan harga satu-dua bulan setelah Katrina menghantam yang mencapai angka sekitar 3 persen.
"Kami pikir akan ada menjadi efek, harga akan terpengaruh di seluruh negeri. Apa pun yang mengganggu keseimbangan akan berdampak pada harga. Dalam hal ini, (Sandy) itu akan menjadi penyebab peningkatan permintaan dan penurunan pasokan," jelasnya di autonews.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas