Biaya Lebih Mahal, Suzuki Enggan Rakit Swift di Indonesia

Biaya Lebih Mahal, Suzuki Enggan Rakit Swift di Indonesia

Muhammad Ikhsan - detikOto
Selasa, 13 Nov 2012 14:18 WIB
Biaya Lebih Mahal, Suzuki Enggan Rakit Swift di Indonesia
Suzuki Swift (Ddn-detikOto)
Ciawi - Saat ini Suzuki masih mengandalkan Thailand untuk mendatangkan Swift ke Indonesia. Suzuki belum tertarik untuk merakit mobil Swift terbaru di Indonesia. Tidak seperti Ertiga yang dirakit di dalam negeri.

Menurut Suzuki, dengan adanya kebijakan bea masuk nol persen ke Indonesia, maka akan lebih mahal jika haris merakit merakit Swift di Indonesia. Mubazir jadinya.

"Swift diimport dari Thailand. CKD? Saya lihat belum," kata 4W Marketing and Dealer Network Development Director PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho di sela-sela test Swift terbaru di Rancamaya, Ciawi, Selasa (13/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Endro lebih menghemat biaya jika memasok Swift dari Thailand ke Indonesia. Kebijakan merakit mobil di Thailand guna meningkatkan efisiensi produk dan bisa bersaing di pasar lokal Indonesia.

"Saya bilang ini karena efisiensi produksi. Antara ASEAN (bea masuknya) nol. Enggak terlalu terbebani karena aturan pajak," tuturnya.

Pabrik Suzuki yang memproduksi Swift terletak di Provinsi Rayong, Thailand. Suzuki menargetkan hasil produksi tahunan sekitar 50.000 unit mobil Swift.

Sementera itu Suzuki sudah meluncurkan New Swift. Untuk Swift GL MT dibanderol Rp 163,1 juta, GL AT Rp 174,1 juta, GX MT Rp 169,6 juta, GX AT 180,6 juta.

Generasi terbaru Swift menggusung mesin 1.373 cc yang juga tertanam di mesin MPV Ertiga. Swift terbaru pun kini lebih banyak fitur ketimbang Swift versi lama salah satunya immobilizer.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads