Tentu hal ini mencoreng Honda dalam memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen. Honda pun mengingatkan agar para pengusaha dan diler benar-benar memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia.
"Saya pikir ada beberapa diler yang mempergunakan kesempatan ini, Diler biasanya itu dipegang oleh pedagang atau pengusaha. Jadi kalau ada 10 unit kendaraan 2 unit yang dinaikkan hargnya, yang jadi masalahnya adalah konsumennya mau," ucap Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa bagi konsumen yang sudah memesan mereka harus sudah mendapatkan jatahnya. Dan kalau konsumen belum mendapatkan sesuai perjanjian, maka bisa langsung dibicarakan dengan dilernya atau bisa menghubungi kami," kata Jonfis.
"Yang terpenting bila konsumen sudah memesan itu harus diberikan tepat waktu," tambah Jonfis.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan